Renungkan

” Pernah kamu berfikir bahwa kamu tertinggal jauh dari teman kamu ? “

” Pernah kamu berfikir bahwa kamu salah jalan di awal ? “

” Pernah kamu berfikir bahwa kamu akan mengejar teman kamu ? “

 

Jika itu yang kamu pikirkan, kamu manusia normal. kamu masih punya jiwa competitor. 

 

” kamu berfikir bahwa kamu 10 langkah di depan teman kamu ? “

” kamu berfikir bahwa kamu terhebat ? “

Itu wajar, untuk merasa hebat adalah hal wajar, tapi jangan puas dengan hal kecil itu karena waktu terus berotasi.

 

” jika kamu adalah orang yang mengajak kebaikan tetapi teman mu malah menolak ” biarkan saja, dia hanyalah sampah yang pantas untuk dibuang.

 

” jika kamu adalah orang yang tidak di ajak ketika teman kamu menjalankan suatu kebaikan ” abaikan saja, cari ilmu di tempat lain. mereka lebih hina dari sampah.

 

” jika kamu kesal dengan orang yang bilang ‘ orang yang pintar dalam akademik kadang reda egois. ‘ itu reaksi wajar. karena yang bilang bukan orang yang pintar di bidang akademik.

 

 

Hidup itu anjing !!

Kadang lo harus jatuhin 10 – 20 orang untuk gapai kesuksesan lo.

kalo lo ngga tega, ya lo harus menjadi salah satu dari 20 orang tersebut.

 

Gue benci sama diri gue yang gak tegaan.

gue benci sama diri gue yang masih mikirin orang lain yang kesusahan, tapi orang lain itu malah berfoya-foya di dalam kesusahan itu sendiri.

gue benci sama diri gue yang masih mandang temen yang gak bisa.

gue benci sama diri gue yang gak bisa ninggalin temen yang gak bisa.

gue benci sama diri gue yang masih mikirin temen gue.

TAPI 

mereka gak mau bergerak.

 

 

gue benci sama diri gue yang ngalah untuk dikalahkan.

gue benci sama diri gue yang diam untuk mereka bergerak.

gue benci sama diri gue yang santai untuk menemani mereka.

gue benci sama temen gue yang egois.

gue benci sama temen yang maju tanpa melihat kondisi temen mereka.

gue benci sama temen yang merasa dirinya jago, tapi gak mau mengajarkan.

gue benci sama temen gue yang bego.

gue benci sama temen gue yang kaya anjing, yang berlari sendirian.

 

gue benci sama diri gue.

gue benci sama diri gue yang diam ditempat.

 

gue cuma bisa berjuang sendirian. gue gak punya apa apa. gue gak punya siapa siapa. gue gak bisa apa apa. gue gak bisa berbuat sesuatu untuk menjadi seorang penggerak. gue malah tertinggal. anjing. 

gue gak mau mikirin orang lain. 

gue mau jadi sosok yang egois. 

gue masih kalah jauh sama ” mereka ” 

gue kalah jauh sama orang yang gue anggep remeh, karena gue nungguin dia eh malah dia berlari jauh di depan gue.

gue kalah.

 

gue terlalu santai.

buktinya gue masih bisa nulis ini. 

gue adalah gue yang baru.

gue benci diri gue.

gue benci temen gue.

 

 

Note : kamu mau maju, jangan lihat temen. nanti klo temen lo maju lebih jauh, lo malah kecewa dan sulit untuk ngejarnya. so, majulah.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s